Ngawi

Puluhan Hektare Padi Terendam

Disperta Pastikan Kondisinya Aman

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah petani wilayah Ngawi timur sempat waswas. Pasalnya, banjir Senin lalu (2/11) merendam lahan padi mereka. Padahal, tanaman sudah memasuki masa panen. Beruntung, dampak banjir tidak terlalu parah. ‘’Sudah kami cek di lapangan, kondisinya masih baik,’’ kata Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Ngawi Marsudi Selasa (3/11).

Hasil pendataan disperta, sekitar 91 hektare lahan padi di lima kecamatan terendam banjir kali ini. Usia tanaman rata-rata 90-95 hari. Pun, mayoritas petani tengah menyiapkan tenaga pemanen. ‘’Tapi malah keduluan banjir,’’ ujarnya.

Marsudi meminta para petani segera memanen tanaman padinya yang sempat terendam sebelum banjir susulan datang. ‘’Kalau terendam lagi dua hingga tiga hari, kami khawatir padinya rusak,’’ ungkapnya.

Bagaimana jika ada yang gagal panen? Marsudi mengatakan bahwa pihaknya telah mengasuransikan tanaman pertanian di wilayah rawan banjir. ‘’Asalkan rusaknya karena kebanjiran, petani bisa mengambil klaimnya. Setiap satu hektare mendapat ganti rugi Rp 6 juta,’’ paparnya.

Dia menambahkan, petani tidak perlu membayar biaya asuransi karena sudah ditanggung pemkab dan dana corporate social responsibility (CSR). ‘’Tanaman yang ambruk juga dapat diklaimkan. Tapi, hanya yang roboh karena terendam banjir, bukan penyebab lain,’’ tandasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close