Advertorial

Pulihkan Ekonomi, Bangun Lapak UMKM

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun melalui kelurahan berupaya memulihkan ekonomi masyarakat saat pandemi Covid-19 berlangsung. Salah satunya dengan menyediakan lapak bagi pemilik Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seperti pembangunan lapak yang berlangsung di tiga kelurahan. Yakni, Kelurahan Kartoharjo, Kelurahan Rejomulyo, dan Kelurahan Klegen.

Tidak sekadar lapak, pihak kelurahan membangun taman sebagai daya tarik pengunjung. Misalnya pembangunan taman di Kelurahan Kartoharjo, tepatnya di Jalan Gang Sendang Barat. Sebenarnya sudah ada sumber mata air atau sendang di lokasi yang akan dijadikan taman. Nantinya di sekitar sendang akan ditanami pohon Gayam yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Pihak kelurahan juga akan menambah gazebo. ‘’Di sekitar taman disediakan lapak bagi UMKM. Mereka akan menjajakan kuliner seperti dawet, sambel pecel, madu mongso, jamu, dan masih banyak minuman lain,’’ ujar Lurah Kartoharjo Andik Dwi Sarwono.

Lain halnya di Kelurahan Klegen. Pembangunan lapak UMKM berada di lahan persawahan bengkok semendung yang ada di Jalan Bakti Wijaya. Di lokasi tersebut akan dibangun lapak UMKM ala kafe kekinian dengan view pemandangan sawah hijau. Lahan persawahan sengaja dipilih karena ingin memberikan kesan berbeda untuk pengunjung. Kondisi persawahan yang berbetuk terasering sangat cocok untuk menjadi destinasi wisata.

Rencananya lapak UMKM tersebut bakal dilewati jalur sepeda wisata yang akan dibangun Pemkot Madiun pada 2021 mendatang. Di lokasi ini juga akan dibangun kampung tematik untuk sarana edukasi. ‘’Jadi sembari berwisata, masyarat juga bisa menikmati proses tanam padi. Saya menerapkan konsep seperti wisata alam Svarga Bumi di Magelang. Ada gazebo lengkap dengan spot foto,’’ jelas Lurah Klegen Yayak Muflihana Hanik.

Sedangkan di Kelurahan Rejomulyo, lapak UMKM akan menjadi satu dengan kolam pemancingan. Lapak yang menempati Jalan Sari Mulya ini memiliki luas 172 meter persegi. Lokasi ini dipilih karena aksesnya yang mudah dijangkau dan strategis. Terletak di jalan utama dengan pemandangan rel kereta api. Tidak hanya digunakan untuk transaksi jual beli saja, namun sebagai sarana rekreasi keluarga di akhir pekan. Rencananya ada tiga lapak yang dibangun. Selain melayani pengolahan ikan, juga menjajakan berbagai macam kue serta makanan dan minuman khas Kelurahan Rejomulyo. ‘’Ada pentol corah dan berbagai minuman,’’ terang Lurah Rejomulyo Bambang Agus Sunaryo. (fit/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button