Ngawi

PTM SMP di Ngawi, Pemkab Minta Siswa Diantar-Jemput

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Wali murid SMP sederajat di Ngawi mesti meluangkan waktu saban pagi dan siang. Sebab, protokol melakukan antar-jemput peserta didik selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dimulai hari ini tidak bisa diganggu gugat. ‘’Untuk meminimalkan mobilitas siswa. Kalau tidak diantar-jemput, nantinya malah nongkrong setelah pulang sekolah,’’ kata Kepala Dindik Ngawi Sumarsono, Senin (27/9).

Sumarsono menyebut, seluruh lembaga pendidikan pelaksana PTM terbatas sepakat dengan pedoman wajib antar-jemput. Masing-masing telah menyosialisasikan kepada wali murid. Bila orang tua sibuk, antar-jemput dapat dilakukan oleh kakak atau saudara lainnya. ‘’Kami akan memantau pelaksanaannya untuk memastikan siswa langsung pulang ke rumah,’’ ujarnya.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Ngawi Heri Teguh Wiyono berharap adanya kerja sama yang baik dari orang tua selama PTM. Dia mafhum bila kebanyakan wali murid cenderung sulit melakukan antar-jemput. Khususnya orang tua yang harus bekerja. ‘’Antara teori dengan kondisi di lapangan kadang berbeda. Sehingga, komunikasi antara sekolah dengan orang tua harus intens,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button