Madiun

PTM Kabupaten Madiun Terapkan Sistem 1:1:1

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab Madiun tidak ingin kecolongan kasus Covid-19 kembali melonjak bersamaan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM). Untuk itu, per kecamatan hanya satu lembaga pendidikan di setiap jenjang yang diizinkan menggelar kegiatan belajar-mengajar (KBM) di luar jaringan (luring).

Pun, dilaksanakan dengan berbagai pembatasan. Kendati begitu, dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) setempat memastikan kualitas pendidikan lebih optimal dengan PTM. ‘’Hari pertama ini total 45 satuan pendidikan yang mengikuti PTM,’’ kata Kepala Dikbud Kabupaten Madiun Siti Zubaidah, Sabtu (4/9).

Di setiap kecamatan, tiga sekolah menggelar PTM. Yakni, lembaga jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP. Sehingga, total 45 lembaga dari 15 kecamatan. Jumlah siswa maksimal 50 persen dari kapasitas kelas sesuai Inmendagri 38/2021 lantaran Kabupaten Madiun tengah PPKM level 3. ‘’Ada sejumlah pertimbangan mengapa diterapkan satu sekolah satu jenjang di satu kecamatan,’’ ungkapnya.

Sistem 1:1:1 itu diterapkan dari hasil pembahasan dengan berbagai pihak. Tak terkecuali Bupati Madiun Ahmad Dawami. Pertimbangan pertama, untuk memudahkan pengawasan. ‘’Pelaksanaan PTM perlu pengawasan ketat. Agar disiplin prokes dan SOP terkait PTM berjalan optimal dan konsisten di sekolah,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button