Ngawi

PSK Stok Lama Terjaring Razia

Buka Lapak di Warkop Eks Pasar Legi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Berulang kali dirazia, praktik prostitusi di lokasi eks Pasar Legi seakan tidak pernah mati. Terbaru, dua pekerja seks komersial (PSK) terjaring operasi petugas satpol PP pada Rabu malam lalu (18/3). Keduanya adalah Yul, 57, asal Desa/Kecamatan Gerih; dan Tin, 55, warga Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jateng.

Saat dirazia, keduanya diduga sedang menunggu tamu. Oleh petugas mereka kemudian digelandang ke kantor untuk dilakukan pembinaan. ‘’Setelah kami periksa, ternyata dia (Yul, Red) merupakan pemain lama yang dulu pernah kami amankan di tempat sama,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setyono Kamis (19/3).

Sedangkan Tin, lanjut Arif, baru kali pertama terjaring razia. Pekerjaan itu terpaksa dijalani Tin karena terdesak ekonomi. Untuk sekali main, dia mematok tarif Rp 50 ribu. ‘’Saat kami amankan, dia (Tin, Red) sudah deal dengan pelanggan dan siap dieksekusi,’’ ungkapnya.

Selain dilakukan pembinaan, keduanya diminta membuat surat pernyataan dan diberikan peringatan. Bahkan, Yul terancam dikirim ke panti rehabilitasi di Kediri bila kembali ke jurang prostitusi. ‘’Kami beri peringatan, kalau sampai tiga kali akan dikirim ke Kediri,’’ tegas Arif.

Pun pihaknya bakal membongkar warung kopi (warkop) di kawasan eks Pasar Legi apabila nekat menyediakan jasa esek-esek. ‘’Nanti kalau ditemukan lagi kegiatan prostitusi semacam ini, kami akan lakukan pembongkaran,’’ ancam Arif. (tif/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button