Madiun

PSBB Jakarta Tak Pengaruhi Transportasi Darat

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun ­– Diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II di Jakarta tidak berpengaruh pada mobilisasi transportasi darat. Di Terminal Purboyo Kota Madiun, aktivitas tetap berjalan normal. Jumlah kedatangan dan keberangkatan bus tetap stabil di kisaran tiga ribuan penumpang.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun Suyatno membeberkan, armada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang masuk ke terminal setiap harinya di atas 300 armada. Termasuk dari arah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). ‘’Bus AKAP utamanya dari arah Jakarta dan sekitarnya masih normal walaupun ada PSBB di Jakarta,’’ kata Suyatno Selasa (15/9).

Stabilnya mobilitas darat itu disebabkan aturan PSBB jilid II di Jakarta cukup longgar dibanding PSBB tahap pertama. PSBB tahap II ini, penumpang tidak lagi diwajibkan memiliki surat keterangan rapid test antibody yang menyatakan nonreaktif. Juga, tidak diwajibkan membawa surat izin keluar masuk (SIKM). ‘’Dibanding PSBB tahap pertama lalu, banyak perusahaan otobus (PO) yang mengeluh karena ketatnya aturan sehingga berdampak pada sepinya penumpang,’’ ungkapnya.

Untuk meminimalkan persebaran Covid-19, pihaknya memperketat penerapan protokol kesehatan. Bagi calon penumpang, sebelum masuk ke peron terminal terlebih dulu menjalani pengecekan suhu tubuh dan menunjukkan identitas. ‘’Kelonggaran ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,’’ sebutnya.

Tiga kali sepekan, terminal rutin disemprot cairan disinfektan. Jumlah penumpang juga rutin dicek seiring instruksi pembatasan kapasitas muatan. ‘’Setiap ada bus yang keluar terminal kita kontrol. Tapi, kalau di luar terminal, sudah bukan kewenangan kami lagi,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Perjalanan Kereta Tak Terkendala

PERJALANAN kereta api (KA) dari dan tujuan Jakarta juga terpantau stabil. Sejak pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Senin lalu (14/9), belum ada perubahan jadwal operasional seluruh KA di Stasiun Madiun. ‘’Seluruhnya (18 perjalanan dan 9 KA) masih beroperasi seperti biasanya,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko Selasa (15/9).

Ixfan memastikan terus menjalin komunikasi dengan pusat. Apa pun keputusannya,  PT KAI Daop VII Madiun mendukung segala upaya pencegahan persebaran Covid-19. ‘’Apakah nanti akan ada perubahan jadwal atau tidak, kami menunggu kabar dari pusat,’’ terangnya.

Sejak Juni hingga Agustus, penumpang KA terus bertambah. Tercatat 30.807 penumpang yang naik dan 25.137 penumpang turun ke stasiun di wilayah KAI Daop VII Madiun. Perinciannya, Juli 53.904 penumpang naik dan 54,586 turun. Sedangkan Agustus tercatat 78,853 naik dan 70,943 turun. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close