Ngawi

Proyek SMPN 1 Mantingan Macet, Siswa Terkatung-katung

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Nasib siswa SMPN 1 Mantingan, Ngawi, terkatung-katung. Pemkab telah menyerahkan kembali sertifikat tanah lembaga pendidikan itu ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Kamis (11/3).

Sementara, sertifikat lahan sekolah baru itu masih ditahan sebagai barang bukti kasus korupsi oleh Pengadilan Tipikor Surabaya. Alhasil, rencana pembangunannya hingga kini masih macet. ‘’Sehingga kami belum tahu kapan kelanjutan pembangunan SMPN 1 Mantingan yang baru dimulai,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ngawi Muhammad Taufiq Agus Susanto Sabtu (13/3).

Sebelum kasus inkrah alias berkekuatan hukum tetap, pihaknya tidak dapat mengeksekusi rencana pembangunan SMPN 1 Mantingan. Hadi Suharto, mantan sekretaris dindik, dan Suprianto, makelar tanah, mengajukan banding atas vonis pengadilan tipikor. Dalam sidang itu, keduanya terbukti kongkalikong dalam pengadaan lahan sekolah. ‘’Pemindahan belum bisa dilakukan karena putusan belum berkekuatan hukum tetap,’’ ujarnya. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button