Madiun

Proyek RS Lapangan Molor

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pembangunan RS Lapangan sudah pasti molor. Karena seharusnya Senin lalu (25/1) seluruh pekerjaan telah rampung. Nampung, progres pembangunan baru mencapai 80 persen.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang sedianya dijadwalkan meresmikan rumah sakit darurat untuk penanganan pasien Covid-19 itu urung dilakukan. ‘’Progres pembangunan baru sekitar 80 persen,’’ kata Direktur RS Paru Dungus Asmaul Husna, Selasa (26/1).

Jumat lalu (22/1) sekdaprov Heru Tjahjanto dan jajaran sempat meninjau progres pembangunan RS lapangan. Husna kala itu turut serta mendampingi. Dia menjadi saksi kemarahan Heru terhadap PT Cipta Aneka Solusi (PT CAS) lantaran lelet membangun RS lapangan. Husna tak menampik bahwa pemprov kecewa terhadap kondisi tersebut.

Husna berdalih PT CAS terkendala hujan. Akibatnya, ruang isolasi berupa joglo belum rampung. Kebutuhan jaringan listrik dan air juga belum terpasang. Di sisi lain, sejumlah sarana seperti tempat tidur telah dikirim bertahap ke RS Paru Dungus. ‘’Pelaksana disarankan bekerja 24 jam. Tapi, karena sering hujan seharian, tetap tidak bisa selesai hari ini (kemarin, Red),’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button