Ngawi

Proyek Revitalisasi Pasar Besar Ngawi, PP Urban Tawar Paling Rendah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Awal pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Besar Ngawi (PBN) berpeluang tidak meleset dari target pertengahan November mendatang. Seiring terpilihnya tiga pemenang lelang proyek senilai Rp 101 miliar tersebut.

‘’Kami tahunya dari pengumuman resmi LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Red) Jatim,’’ kata Kabid Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Teguh Suprayitna Senin (26/10).

Pemenang pertama, lanjut Teguh, PT PP Urban dengan nilai penawaran terendah yakni Rp 73,4 miliar. Sedangkan dua perusahaan lainnya, PT Wijaya Karya Bangunan dan PT Brantas Abipraya, dengan penawaran masing-masing Rp 74,8 miliar dan Rp 75,8 miliar. ‘’Tapi belum tentu pemenang pertama itu menjadi pemenang terkontrak,’’ ungkap Teguh.

Dia menyebut, setelah pemenang ditentukan bakal dilakukan proses pra surat penunjukan penyedia barang dan jasa (SPPBJ). Dalam proses tersebut pihak pejabat pembuat komitmen (PPK) akan melihat lagi kesesuaian dokumen administrasi maupun dukungannya. ‘’Kalau semua sudah sesuai bisa diterbitkan SPPBJ dan dilakukan penandatanganan kontrak,’’ tuturnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan pemenang pertama dibatalkan oleh PPK jika ada dokumen yang diajukan calon penyedia barang dan jasa yang tidak sesuai. Apabila hal itu terjadi, PPK akan menunjuk pemenang kedua untuk menggantikan. ‘’Kalau pemenang kedua juga ditemukan ketidaksesuaian dokumen, bisa dibatalkan dan diganti pemenang selanjutnya,’’ papar Teguh.

Bahkan, lelang proyek akan diulang jika semua pemenang secara dokumen tidak memenuhi yang disyaratkan. Namun, hal itu tentu tidak diinginkan mengingat bangunan PBN sudah dirobohkan dan pedagang telah direlokasi. ‘’Informasi yang lebih jelas bisa ditanyakan ke PPK,’’ pungkasnya.  (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button