Magetan

Proyek Hutan Jelok Molor, Rekanan Terancam Denda

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Denda menanti CV Merah Putih karena pengerjaan proyek penataan Hutan Kota Jelok, Magetan, molor. Selasa (8/12), rekanan pelaksana itu masih sibuk bekerja. Padahal, sesuai kontrak kerja, durasi pengerjaan berakhir Senin lalu (7/12).

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Elmy Kurniarto tidak tahu ihwal wanprestasi CV Merah Putih. Dia kurang paham proyek itu karena bukan berstatus kepala definitif. ‘’Biasanya ada rapat mengumpulkan konsultan pengawas dan kontraktornya. Tapi, saya belum dapat laporan dari kabid (kepala bidang),’’ ujar kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman itu.

Elmy mengatakan, rekanan tidak akan diputus kontrak. Alasannya, langkah itu justru merugikan. Proyek terancam mangkrak karena telanjur tidak dianggarkan APBD 2021. Opsi yang diambil rekanan memperpanjang kontrak kerja. Sesuai Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa maksimal 60 hari kerja. ‘’Akan dikenai denda sepermil dari nilai kontrak per harinya,’’ terang Elmy. (odi/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button