Magetan

Proyek Fisik Miliaran Berjalan Lemot

DPRD Berjanji Rajin Pelototi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Progres rehabilitasi GOR Ki Mageti lemot. Hingga pekan ketujuh atau setengah masa kontrak kerja, baru menyentuh 29,28 persen. Padahal, waktu pengerjaan tinggal sekitar satu setengah bulan lagi. Harus rampung 22 Desember nanti.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Magetan Suyatno tak ingin berburuk sangka. Dia memilih menunggu. Dia berharap, proyek senilai Rp 3,2 miliar itu selesai tepat waktu. Alasannya, pelaksana lebih tahu teknis pekerjaan. ‘’Tentunya sudah direncanakan sesuai rentang waktu pengerjaan,’’ katanya.

Menurut dia, jika tak rampung sesuai jadwal, konsekuensinya jelas. Denda hingga blacklist. Untuk itu, pihaknya bakal lebih sering sidak memelototi progresnya. ‘’DPRD akan memantau,’’ janjinya.

Terkait pelaksanaan proyek di musim penghujan, Suyatno ingin memastikan proyek tersebut berasal dari anggaran induk APBD 2020 atau PAK. ‘’Kami cari tahu lebih dulu. Kalau memang dari anggaran induk, proses lelang patut dicermati,’’ jelasnya.

Setali tiga uang dengan proyek rehabilitasi Pasar Baru Magetan (PBM). Pihaknya juga bakal mengikuti progres proyek senilai Rp 3,1 miliar itu.

Sebelumnya, dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) mengklaim progres 65 persen. Tinggal menyisakan pengerjaan akrilik. ‘’Kalau tinggal akrilik, tidak mungkin baru 65 persen,’’ ujarnya setengah ragu. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button