Advertorial

Progres Mulus Jalur Pedestrian

DPUPR Awasi Kualitas Pekerjaan Rekanan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pembangunan tiga trotoar dan rehabilitasi pedestrian di kawasan Caruban harus cermat dan tepat. Rekanan pelaksana proyek senilai Rp 17 miliar itu tidak boleh asal-asalan menggarap kendati diburu waktu.

Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) pun rajin memantau pengerjaan akses pejalan kaki di Jalan Ahmad Yani, MT Haryono, dan Letjen Sutoyo tersebut. ‘’Pengerjaan tidak boleh meleset dari perencanaan,’’ kata Kepala DPUPR Kabupaten Madiun Gunawi Minggu (29/11).

Kali terakhir pemantauan DPUPR Jumat lalu (27/11). Organisasi perangkat daerah (OPD) itu mendapati progres pengerjaannya mulus. PT Rajawali Raya Indonesia, rekanan pelaksana proyek di Jalan Ahmad Yani, telah merampungkan pekerjaannya 69 persen.

Sementara, PT Wilis Jaya Karya Utama, rekanan pelaksana proyek di Jalan MT Haryono, rampung 55 persen. Kemudian PT Rajawali Sakti Abadi yang menggarap di Letjen Sutoyo mencapai 42 persen. ‘’Sejauh ini on the track. Kualitas dan tingkat pengerjaan rekanan tergolong baik,’’ ujarnya.

Gunawi menegaskan, aktivitas pengerjaan rekanan harus dikontrol secara intens. Terlepas sudah ada rekanan pengawas. Itu sebagai bentuk tanggung jawab lembaganya selaku leading sector proyek infrastruktur itu. ‘’Supaya hasilnya maksimal dan memuaskan. Kami optimistis ketiga pekerjaan ini selesai tepat waktu dengan kualitas bagus,’’ tuturnya.

Dia menyebut, penyediaan trotoar dan pedestrian representatif sebagai upaya pemkab memenuhi fasilitas publik. Infrastruktur itu dirancang aman dan ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. ‘’Selain itu, sebagai fungsi kawasan perkotaan. Kalau semakin ramai, perekonomian warga Caruban bisa tumbuh,’’ terangnya.

Pembangunan trotoar dan rehabilitasi pedestrian direspons positif oleh warga setempat. Sunarto, 50, tokoh masyarakat, mengajak warga bersama-sama membangun Caruban. ‘’Apa yang sudah dilakukan pemerintah ini perlu mendapat dukungan agar bisa maksimal,’’ ucapnya.

Winarto, warga setempat, berharap pembangunan akses pejalan kaki itu menjadi titik awal menuju Kota Caruban yang sebenarnya. ‘’Mudah-mudahan ini bukan akhir, tapi awal membangun Kota Caruban,’’ katanya. (den/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button