Pacitan

Produsen Gula Merah Palsu Dibekuk

Diproduksi di Donorojo, Dijual di Wonogiri dan Sukoharjo

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus peredaran gula kristal rafinasi (GKR) yang disalahgunakan untuk dijual ke masyarakat sebagai gula merah diungkap polisi. Seorang produsen bernama Rowiyanto asal Desa Widoro, Donorojo, ditangkap dalam kasus tersebut.

Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto mengatakan, pelaku telah sengaja menjual gula merah palsu yang berbahan dasar GKR. Gula rafinasi tersebut selanjutnya dicampur air putih, gula jawa, terigu, serta meta sebagai zat pengental. ‘’Oleh pelaku kemudian dipasarkan di Wonogiri dan Sukoharjo, Jawa Tengah,’’ kata Didik dalam keterangan persnya di Mapolres Pacitan Senin (16/3).

Dari hasil penyidikan, Rowiyanto telah menjalankan usahanya itu sekitar setahun lalu. Pelaku menjual gula merah tersebut ke pengecer Rp 14 ribu per kilogram. Praktik culas pelaku itu baru bisa dibongkar Satreskrim Polres Pacitan Sabtu lalu (14/3).

Didik mengungkapkan, dari tangan pelaku berhasil diamankan 34 karung GKR. Masing-masing mempunyai berat 50 kilogram. Lalu, ada 3 kilogram gula merah kemasan satu kiloan. ‘’Gula rafinasi sebenarnya juga dikonsumsi. Tapi, sifatnya tidak boleh beredar ke perseorangan dan hanya untuk perusahaan,’’ jelasnya.

Mantan Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Jatim itu menambahkan, pihaknya akan terus mendalami kandungan bahaya yang ada dalam gula merah tersebut. ‘‘Memang kalau kasatmata tidak kelihatan perbedaan dengan gula merah asli. Karena itu, ke depannya akan kami dalami juga terkait perbedaannya,’’ terang Didik. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

  1. Rafinasi, gula putih industri…
    D gunakan untuk campuran industri pengolahan gula merah.seluruh Indonesia seperti itu.
    Knapa yg d Pacitan d tangkap, slah polisinya apa slah pengrajin nya.
    Palsu itu kalo bahan bakunya berbahaya tdk aman untuk konsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close