Ponorogo

Produktivitas Heppiii Community Ponorogo Bangun Sumur Bor Antisipasi Kemarau Saat Pandemi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Aksi sosial terus dilakukan oleh Hepii Community Ponorogo selama pandemi. Seperti membangun sumur bor secara mandiri sebagai antisipasi terjadinya kekeringan saat kemarau tiba.

Ketua Heppiii Community Desa Sukosari Iswani mengatakan pembangunan sumur bor ini dibutuhkan untuk memenuhi fasilitas air bersih di masjid dan Madrasah Diniyah Al-Hasan Sukosari, Babadan. ‘’Selama ini setiap kemarau tiba, para santri, dan jamaah yang akan beribadah ke masjid kesulitan air. Kami berharap dengan pembangunan sumur bor ini kegiatan di madrasah dan ibadah tidak terganggu lagi,’’ kata Iswani pada Sabtu (25/4) lalu.

Sumur bor itu dibangun dengan kedalaman 25 meter. Serta mempunyai kapasitas debit air satu liter per detik. Iswandi menyatakan sumur bor itu mampu menyedot air bersih saat kemarau. ‘’Keberadaan sumur bor ini juga bisa dimanfaatkan warga desa ketika mereka kesulitan air bersih,’’ ujarnya.

Dia mengatakan pembangunan sumur bor itu merupakan hasil swadaya dari anggota dan pengurus Karang Taruna Desa Sukosari. ‘’Sebagaimana bagian dari Hepiii Community Karta Desa Sukasari memiliki program yang memungkinkan kegiatan dibiayai secara mandiri. Inilah salah satu keuntungan kami masuk kedalam Hepiii Community Ponorogo,’’ terang Iswandi.

Koordinator Heppiii Community Ponorogo Andri Kristiawan mengapresiasi pembangunan fasilitas sumur bor untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat tersebut. Dia menyatakan Heppiii Community beserta warga akan bersinergi untuk memajukan desa melalui pengembangan pontensi ekonomi kreatif dan budaya. ‘’Ditengah situasi masyarakat menghadapi pandemi korona, kami bersyukur masih banyak anggota Hepiii Community yang tetap produktif. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong-royong, tolong-menolong, dan kearifan lokal masih terjaga kuat di pedesaan,’’ kata Andri.

Selain itu, seluruh anggota karang taruna di Desa Kertosari selalu aktif menyosialisasikan mengenai penanggulangan virus korona. Seperti kampanye physical distancing, penggunaan masker, hingga penyemprotan disinfektan. ‘’Karang taruna adalah bagian masyarakat desa yang ingin membangun lingkungannya menjadi lebih maju dan bermanfaat. Kami yakin dengan berkembangnya Hepiii Community di Ponorogo akan lebih banyak lagi karang taruna-karang taruna yang berhasil membangun desanya,’’ tutur Andri. (naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button