Mejayan

Produk SMA-DT Butuh Pengemasan dan Pemasaran

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pelaksanaan program SMA double track (DT) di Kabupaten Madiun dievaluasi. Bersamaan kedatangan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim ke SMAN 1 Saradan, Jumat (17/9). ‘’Ada hasil nyata yang dirasakan siswa dalam SMA-DT ini,’’ kata Ketua Pelaksana SMA-DT ITS Surabaya M. Zainul Asrori.

Asrori mengungkapkan, siswa peserta program ini mendapat penghasilan. Berbagai keterampilan seperti fotografi, tata boga, dan rias di SMAN 1 Saradan sudah membuahkan hasil. Mulai tahun ini diberlakukan kelompok usaha siswa (KUS) agar mereka mendapat kemanfaatan konkret. ‘’Overall berjalan baik. Hanya ada beberapa yang perlu ditingkatkan berkaitan jam terbang,’’ ujarnya.

Kabid Pembinaan Pendidikan SMA Dindik Jatim Heti Prawesti menambahkan, packaging (pengemasan) dan pemasaran perlu ditingkatkan. Sebab, dua poin tersebut penting sebagai penunjang keterampilan untuk bersaing di pasaran. ‘’Perlu dikembangkan lebih lanjut hasil produk, kemasan, dan pemasaran. Tinggal memoles agar jadi produk unggulan,’’ ungkap Heti. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button