Pacitan

PPKM Tak Berjalan Efektif

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kebijakan mengadopsi PPKM di Pacitan tak berjalan sesuai harapan. Lonjakan Covid-19 justru semakin ugal-ugalan. Mayoritas dari wilayah Kecamatan Pacitan (kota). ‘’Sebenarnya sudah ada perkembangan bagus daripada sebelumnya, tapi masih ada pelanggaran,’’ kata Sekretaris Satpol PP Pacitan Agung Dwi Cahyono Senin (1/2).

Beragam pelanggaran acap ditemukan. Di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS), misalnya. Saban malam banyak muda-mudi nongkrong berkerumun. Padahal, hampir setiap hari petugas menegurnya. Sejumlah pedagang pun ngeyel berjualan melebihi jam malam. ‘’Kami peringatkan untuk tidak makan di tempat, kalau dibawa pulang silakan,’’ ujar Agung yang biasa disapa Paijo.

Meski begitu, pihaknya masih memberlakukan sanksi sosial. Seperti teguran, menyanyikan lagu nasional, dan menghafal teks Pancasila. Belum ada denda administrasi seperti operasi yustisi sebelumnya. ‘’Sanksi denda kami minimalkan kalau pelanggarannya tidak berulang,’’ terang Paijo.

Agung minta kerja sama warga menaati prokes. Membantu pemerintah melawan Covid-19. Terlebih penularan acap berawal dari pelanggaran prokes. Termasuk warga yang menunggu hasil swab namun nekat berkeliaran. ‘’Setiap malam, siang, pagi, kami keliling terus. Tidak bosan mengingatkan walaupun sering dicibir atau dihina,’’ ungkapnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto menambahkan, saat ini pasien positif korona tembus 1.842 kasus. Padahal, Pacitan telah mengadopsi PPKM dan memperpanjang hingga 8 Februari mendatang. ‘’Kami terus evaluasi agar penularan bisa dikendalikan,’’ tutur Rahmad. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button