Magetan

PPKM, Potensi PAD Pariwisata Magetan Menguap Miliaran Rupiah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan terpaksa merelakan duit miliaran rupiah menguap dari sektor pariwisata. Itu imbas dari penutupan objek wisata selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Tak kurang dari Rp 1,5 miliar potensi pendapatan asli daerah (PAD) lenyap. ‘’Akibat situasi ini, kami akan usulkan penurunan target PAD,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Joko Trihono, Selasa (31/8).

Miliaran rupiah itu menguap hanya dalam kurun waktu dua bulan. Joko membandingkan serapan rata-rata sebelum pandemi Covid-19 melanda. Rata-rata setiap hari kerja, PAD dari sektor pariwisata terserap Rp 10,5 juta. Ketika akhir pekan atau hari libur, naik dua kali lipat hingga Rp 20 juta. ‘’Per bulan bisa mencapai Rp 500 juta atau bahkan lebih,’’ paparnya.

Bahkan, dalam setahun pemkab dapat mengumpulkan Rp 18 miliar PAD dari sektor pariwisata. Optimisme sempat membuncah ketika situasi pandemi Covid-19 membaik awal tahun ini. Namun, ternyata pandemi kembali memburuk. ‘’Hingga Agustus baru terkumpul 44,4 persen dari target Rp 13,9 miliar,’’ beber Joko. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button