Madiun

PPKM Mikro, Kelurahan Berlakukan Satu Akses Jalan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperkecil. Pelaksanaannya kini lebih dioptimalkan di tingkat RT. Terhitung hari ini (9/2) hingga 22 Februari mendatang.

Penurunan skala PPKM ini merujuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa/Kelurahan. ‘’Kampung tangguh dioptimalkan. Mulai action, apa-apa yang perlu dipersiapkan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Pembatasan sosial di lingkungan bakal lebih diperketat. Terutama di zona merah bakal diterapkan one gate system (satu akses jalan). Sistem itu lebih dulu diterapkan di kawasan perumahan dengan penutupan portal. Untuk mencegah kerumunan, penerangan jalan umum (PJU) di lingkungan tetap dipadamkan mulai pukul 20.00. ”Akses satu pintu untuk mempermudah pengawasan, bukan ditutup total,’’ terangnya.

PPKM skala mikro sejatinya tidak jauh beda dengan pelaksanaan tahap satu dan dua. Yang membedakan, operasional mal, juga pusat belanja dan toko modern, dilonggarkan satu jam dari sebelumnya pukul 20.00 menjadi 21.00. ‘’Sekarang ini peran tiga pilar dan RT-RW lebih dioptimalkan. Partisipasi masyarakat juga penting,’’ tegasnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menuturkan, optimalisasi kampung tangguh sekaligus memperketat pengawasan warga dari luar daerah yang hendak masuk ke lingkungan. ‘’Potensi di setiap lingkungan turut dimaksimalkan untuk menjaga stabilitas lumbung pangan,’’ katanya.

Penerapan one gate system menyesuaikan karakter wilayah di setiap lingkungan. Dewa mencontohkan, ketika di lingkungan RT hanya ada satu pintu masuk, maka tidak perlu dilakukan penutupan. Terpenting mobilisasi warga utamanya dari luar daerah tetap dikontrol. ”Tinggal memperketat pengawasannya. Siapa yang keluar-masuk diskrining ketat. Bila perlu dimintai surat sehat. Jika warga di dalam lingkungan sudah menjaga kesehatan tapi yang dari luar abai, tentu rentan penyebaran,’’ lanjutnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button