Ngawi

PPKM Mikro hingga 22 Februari

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro mulai diterapkan di Ngawi pada Selasa lalu (9/2). Sejak itu pula lingkungan RT diklasifikasikan dalam empat kategori berdasarkan tingkat kasus positif. Yakni, zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono menjelaskan, sebuah RT masuk kategori zona hijau jika nihil kasus positif Covid-19. ‘’Penanganannya hanya dilakukan melalui surveilans aktif dengan pemantauan kasus secara ketat dan berkala,’’ ujar Kanang Rabu (10/2).

Kanang melanjutkan, status zona kuning diberikan kepada RT yang terdapat 1-5 rumah dengan penghuni terkonfirmasi positif dalam tujuh hari terakhir. Skenario pengendaliannya dengan cara menemukan suspect dan pelacakan kontak erat.

‘’Sedangkan zona oranye jika terdapat kasus positif di 6-10 rumah dalam tujuh hari. Jika seperti itu, pihak satgas setempat akan menutup tempat ibadah, arena bermain anak, dan tempat umum, kecuali sektor esensial,’’ paparnya sembari menyebut PPKM mikro diberlakukan hingga 22 Februari mendatang.

Bagaimana dengan RT zona merah? Kanang yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ngawi itu menyebut jika terdapat kasus positif di lebih dari 10 rumah dalam tujuh hari terakhir. Penanganannya, selain melakukan pelacakan kontak erat, RT setempat menerapkan pembatasan kegiatan warganya dengan lebih ketat. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button