Madiun

PPKM Level 4, Pengguna Tol Madiun Tinggal Separo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang berganti level 4 cukup efektif menekan mobilitas warga. Itu terekam dari keluar-masuk kendaraan di dua gerbang tol (GT) di Kabupaten Madiun. ‘’Selama PPKM darurat dan perpanjangannya itu, lalu lintas harian rata-rata turun,’’ kata Humas PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) Ujang Rohmana, Senin (26/7).

Di GT Madiun (Dumpil), Balerejo, mobilitas warga selama PPKM berkurang lebih dari separo ketimbang sebelumnya. Ujang menyebut, rentang 3-23 Juli 2021, volume kendaraan turun sekitar 54 persen. Persentase tersebut berdasarkan perbandingan harian dengan saat PPKM darurat. ‘’Sesuai pendataan bagian informasi, lalu lintas harian di GT Madiun 3.400 kendaraan,’’ ujarnya.

Mestinya, selama 20 hari (3-23 Juli) ada 68.000 kendaraan keluar-masuk. Namun, selama PPKM darurat dan berlanjut level 4, berkurang 36.720 kendaraan. Sehingga, total kendaraan yang keluar-masuk di GT Madiun selama 20 hari itu sejumlah 31.280 unit. ‘’Penurunan juga terjadi di GT Caruban (Krapyak),’’ ungkapnya.

Ujang menambahkan, angka penurunan lalu lintas di GT Caruban sekitar 19 persen dibanding harian normal. Di GT Caruban, Mejayan, normalnya 800 kendaraan per hari. Artinya, selama 20 hari masa PPKM darurat ini, terdapat 12.960 kendaraan keluar-masuk GT Krapyak itu. ‘’Baik GT Madiun maupun GT Caruban, keduanya mengalami penurunan kendaraan selama PPKM darurat dengan porsi masing-masing,’’ jelasnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button