Madiun

PPKM Darurat Kota Madiun, Paskhas, Brimob, dan Badak Hitam Dikerahkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjaga diri sendiri dan keluarga dengan tetap di rumah dan disiplin protokol kesehatan (prokes) harus lebih ditingkatkan. Sebab, Madiun (kota dan kabupaten) termasuk daerah dengan kriteria level empat penanganan melalui PPKM darurat. Penegakan disiplin di tingkat bawah hingga kelurahan semakin ditebalkan.

Itu ditekankan Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti usai memimpin apel gelar pasukan PPKM darurat Jawa Timur di Stadion Wilis Madiun kemarin (2/7). Arie menyatakan bahwa PPKM darurat lebih diperketat. Termasuk penambahan jumlah personel. ‘’Penegakan hukum dilakukan tegas dan terukur dengan mengedepankan persuasif dan humanis,’’ kata Arie.

Dia berharap penerapan PPKM darurat dapat menurunkan persebaran kasus Covid-19 yang melonjak tajam akhir-akhir ini. Secara nasional target penurunan menyentuh 10 ribu per hari. Karena itu, pihaknya berharap target penurunan kasus di daerah diturunkan hingga maksimal.

Arie meminta pasukan yang terlibat untuk tidak ragu menegakkan protokol kesehatan. Sebab, sudah ada payung hukumnya. ‘’Salah satunya kegiatan operasi yustisi, termasuk membubarkan kerumunan serta menegur pihak-pihak yang tidak melaksanakan aturan,’’ tegasnya.

Komandan Korem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho menambahkan, dari dua kota dan sembilan kabupaten di wilayahnya, ada empat daerah yang masuk level 4. Selain Kota dan Kabupaten Madiun, juga Blitar dan Tulungagung. Sisanya level 3. ‘’Level empat itu ada penebalan, khususnya pasukannya lebih tinggi,’’ jelas Waris.

Di daerah level 4 bakal diterjunkan personel tambahan. Melibatkan 115 personel Paskhas, Brimob, serta 500 personel Badak Hitam dari Batalyon Infanteri 511/DY yang akan disebar di seluruh wilayah jajaran korem. ‘’Penempatan pasukan sampai ke desa (atau kelurahan),’’ lanjutnya.

Di sisi lain, babinsa, bhabinkamtibmas, serta kepala desa atau lurah tetap bertugas sesuai fungsi. Personel tambahan diterjunkan untuk lebih menegakkan aturan. Harapannya, tingginya kasus konfirmasi belakangan dapat ditekan.

Wawali Kota Madiun Inda Raya (IR) AMS siap menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat. Terkait detail teknis aturan yang termaktub dalam instruksi wali kota tentang PPKM darurat di-breakdown internal pemkot usai rapat koordinasi dengan Kemendagri. ‘’Kami siapkan, untuk teknisnya nanti menunggu rakor,’’ kata IR.

Sementara itu, berdasarkan Inmendagri 15/2021 tentang PPKM Darurat, PPKM darurat berlaku mulai hari ini (3/7) hingga 20 Juli mendatang. Dalam aturan itu telah ditetapkan pembatasan bagi seluruh sektor. Mulai dari esensial hingga nonesensial. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button