NgawiPendidikan

PPDB SMPN 3 Paron Resmi Ditutup, 24 Siswa Disalurkan ke SMPN 1 Pitu

NGAWI – SMPN 3 Paron resmi ditutup. Sekolah itu tidak lagi membuka pendaftaran pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Sementara, sembilan murid kelas VIII dan 15 murid kelas IX yang tersisa akan disalurkan ke sekolah lain.

‘’Kami sudah meminta pihak sekolah mendata satu per satu siswanya,’’ ungkap Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Ngawi Muh. Luluk Sodiki Jumat (28/6). ‘’Bagaimanapun juga pelajar-pelajar itu tidak boleh putus sekolah. Kami siap untuk memfasilitasi perpindahan,’’ imbuhnya.

Dikatakannnya, penyaluran tersebut juga akan mempertimbangkan jarak antara rumah pelajar dengan sekolah baru. SMPN 1 Pitu disebut Luluk sebagai opsi yang tepat memindahkan 24 pelajar tersebut. ‘’Jaraknya tidak tidak terlalu jauh,’’ ujarnya.

Kendati begitu, kata Luluk, opsi tersebut bukan jalan keluar satu-satunya. Sebanyak 24 pelajar itu bebas hendak pindak ke sekolah lain sesuai keinginan. ‘’Boleh ke swasta atau madrasah, tapi kalau untuk sekolah negeri ya SMPN 1 Pitu itu,’’ tuturnya.

Luluk memastikan, sebanyak 24 siswa SMPN 3 Paron itu sudah mendapat sekolah pada awal tahun pelajaran baru. ‘’Siswanya urusan kami. Tapi kalau urusan lain-lain, ada yang menangani sendiri,’’ ucap Luluk. (den/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button