Ponorogo

Ponorogo Tuan Rumah Tes CPNS Tiga Daerah

TIAP PESERTA DAPAT SOAL BEDA

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Persiapan Ponorogo menjadi tuan rumah seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dimonitor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kamis (13/2) Kepala Kantor Regional (Kakanreg) II BKN Tauchid Djatmiko meninjau lokasi SKD CPNS di Gedung Expotorium Universitas Muhammadiyah (Unmuh), Ponorogo. ‘’Kesiapannya sudah 95 persen,’’ kata Tauchid.

Tauchid tak sendiri. Dia dan timnya datang ke Unmuh bersama Sekda Ponorogo Agus Pramono dan Sekda Kabupaten Madiun Tontro Pahlawanto. Turut serta sejumlah pejabat badan kepegawaian dari dua daerah tersebut. Mulai Sabtu esok (15/2), SKD CPNS untuk Ponorogo, Kabupaten Madiun, dan Pacitan akan digelar di gedung Expotorium. Jumlah peserta mencapai belasan ribu. Terbanyak dari Ponorogo, mencapai 8.146 peserta. ‘’Peninjauan perlu dilakukan sejak H-3 sampai H-1,’’ ujarnya.

Tauchid memeriksa tata letak proses SKD. Mulai dari lokasi tunggu peserta, registrasi, pemeriksaan badan, hingga ruang tunggu menuju ruang SKD. Penataan di gedung serbaguna itu dinilai sudah sesuai standar yang ditetapkan BKN. ‘’Penataan tempat-tempat di setiap tahapan sudah sesuai standar kami. Sudah bagus,’’ bebernya.

Selanjutnya, Tauchid dan timnya meninjau kesiapan sarana dan prasarana di dalam gedung. Hingga kemarin sore, komputer belum seluruhnya terpasang di meja. Meski begitu, Tauchid tidak melihat itu sebagai sebuah persoalan. Dia optimistis komputer rampung dipasang sebelum uji coba hari ini. ‘’Untuk geladi bersih kesiapan sarana prasarana, baik komputer, jaringan, maupun daya, kami gelar tryout sekaligus sebagai sarana untuk para calon peserta berlatih,’’ papar Tauchid.

Dia optimistis penyelenggaraan SKD CPNS di Ponorogo berjalan lancar. Khusus sarana dan prasarana, panitia juga telah menyiapkan cadangan. Jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Tauchid mengimbau kepada para calon peserta SKD untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dan tidak terpengaruh tawaran palsu dari pihak-pihak yang menjanjikan peluang lolos. ‘’Setiap peserta akan mendapat soal yang berbeda. Tidak ada yang tahu seperti apa soalnya. Hanya pesertalah yang tahu,’’ tandasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close