Ponorogo

Ponorogo Surplus Padi 88.301 Ton

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Cadangan beras Ponorogo dipastikan aman selama pandemi Covid-19. Seiring panen raya padi di sebagian besar wilayah setempat sejak beberapa pekan terakhir. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Peternakan (Dipertahankan) Ponorogo mencatat surplus padi. ‘’Tetap aman sampai Juni, meski berada di tengah pandemi korona,’’ kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dipertahankan Ponorogo Medy Susanto Kamis (14/5).

Berdasarkan data di mejanya, panen raya padi beberapa pekan terakhir tercatat menghasilkan 1,72 juta ton padi. Sebagian wilayah bahkan sudah mulai menanam kembali untuk musim tanam kemarau. Total lahan yang panen kali ini sekitar 28.274 hektare. ‘’Rata-rata produksi padi 1,6 ton per hektare,’’ kata dia.

Dipertahankan melakukan kalkulasi hasil produksi padi dibandingkan dengan jumlah penduduk Ponorogo. Rata-rata, konsumsi beras 870.705 jiwa di Ponorogo 241.838 kuintal. Maka, lanjut Medy, ada selisih sebanyak 88.301 ton. ‘’Itu angka surplus padi di Ponorogo. Sehingga diperkirakan cukup sampai tiga bulan ke depan,’’ terangnya.

Medy meyakini tidak akan ada kenaikan harga yang signifikan di pasaran. Sehingga, harapannya, daya beli masyarakat cukup untuk mencukupi kebutuhan beras di rumah tangga masing-masing. ‘’Meskipun di tengah pandemi, cadangan pangan di Ponorogo tetap aman. Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan pangan,’’ tuturnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close