AdvertorialPonorogo

Ponorogo International Mask and Folklore Festival 2019, Targetkan Kunjungan Satu Juta Wisatawan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hari kedua Ponorogo International Mask and Folklore Festival (PIMFF) 2019 Minggu (28/7) berlangsung spektakuler. Penampilan para penyaji dari tujuh negara membius pengunjung yang memadati Alun-Alun Ponorogo. Pun sebaliknya, tak hanya pengunjung dari dalam negeri yang terpukau. Penyaji dan wisatawan mancanegara ikut terkesima dengan kesenian topeng dan cerita rakyat dari tanah air. ‘’Reyog Ponorogo luar biasa,’’ ungkap Patricia, delegasi Slovakia, kemarin.

Di panggung utama, para delegasi silih berganti menampilkan pertunjukan yang epik. Termasuk Patricia dan kawan-kawannya yang tergabung dalam Folklore Ensemble Kopaniciar. Mereka menampilkan sebuah cerita rakyat dari Slovakia. Iringan musik biola dan alat musik tradisional lainnya berpadu indah dengan gerak gemulai penari laki-laki dan perempuan. ‘’Ini adalah tarian dan musik yang sudah turun-temurun diajarkan di Slovakia,’’ ujarnya.

Bupati Ipong Muchlissoni berharap PIMFF menjadi ruang interaksi antarbudaya. Antara seni dan budaya nusantara dengan mancanegara. Ruang interaksi sangat penting dalam mengembangkan kesenian masing-masing. Banyak hal yang bisa dipelajari pegiat seni Indonesia maupun sebaliknya. ‘’PIMFF adalah ruang akulturasi seni dan budaya. PIMFF meneguhkan Ponorogo sebagai kabupaten seni dan budaya,’’ tegasnya.

PIMFF 2019 berlangsung hingga Selasa besok (30/7). Selain ada pertunjukan dari tujuh delegasi dalam negeri dan mancanegara, juga ada workshop yang diharapkan memberi kesempatan untuk saling belajar dan bertukar ilmu. ‘’Event ini kami harapkan juga dapat mendukung pengembangan seni dan budaya Ponorogo,’’ tutur Ipong. ‘’Kami optimistis berbagai event yang diselenggarakan mampu mendongkrak kunjungan ke Ponorogo hingga satu juta wisatawan tahun ini,’’ imbuhnya. (naz/c1/fin/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close