Ponorogo

Ponorogo Catatkan 189 Kasus Aktif, 10 Pasien Wafat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus persebaran Covid-19 di Ponorogo sulit dikendalikan. Persoalan itu diawali dari munculnya 14 klaster baru. Dari situ tercatat ada 189 kasus aktif baru. Bahkan, mengakibatkan 10 pasien meninggal dunia.

Terbaru muncul klaster dari aktivitas arisan Perumahan Bumi Citra Praja (BCP) Kelurahan Beduri pada Selasa lalu (22/6). Tiga blok di perumahan itu sepi lantaran mayoritas penghuninya boyongan menjalani isolasi di selter Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Jalan Trunojoyo, Ponorogo. ‘’Ada 19 warga terkonfirmasi positif. Semuanya masuk klaster arisan,’’ kata Rianto, ketua RT setempat, Jumat (25/6).

Rianto menyebut, dua warga yang masuk daftar klaster arisan akhirnya meninggal dunia. Dia juga mencatat 10 kepala keluarga (KK) di Perumahan BCP memilih mengungsi lantaran takut terpapar Covid-19. Mereka lebih dulu menjalani tes swab polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif. ‘’Meninggalkan perumahan Rabu lalu (23/6),’’ jelasnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo merilis 14 klaster yang muncul rentang Mei hingga Juni. Ada enam klaster di lingkup tenaga kesehatan (nakes) hingga 56 orang dinyatakan terkonfirmasi positif coronavirus. Klaster nakes itu berada di kantor dinkes dan lima puskesmas. Sedangkan delapan klaster non-nakes timbul dari gelaran hajatan, aktivitas di musala, bekerja di industri rumah tangga, pemakaman jenazah pasien suspect tanpa protokol kesehatan, hingga arisan. Tercatat 133 kasus aktif Covid-19 dengan 10 pasien meninggal dunia. (mg4/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button