Ponorogo

Ponorogo Butuh RS Lapangan, Tempati Gedung Dekat Selter

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Opsi pendirian rumah sakit (RS) lapangan mengemuka ketika gelombang kedua pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda mereda. Bahkan, angka kematian Minggu (11/7) memecahkan rekor bersamaan 41 pasien terkonfirmasi coronavirus meregang nyawa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono membenarkan rencana pendirian RS lapangan yang konsep awalnya meniru tempat perawatan darurat di medan pertempuran itu. ‘’Secepatnya mendirikan RS lapangan. Kami tempatkan di suatu lokasi yang mampu menampung pasien dalam jumlah besar,’’ kata Agus Pramono, Senin (12/7).

Dia menyebut, muncul kecenderungan persebaran Covid-19 terus meningkat belakangan ini. Dalam sehari kemarin, tercatat tambahan 61 kasus aktif. Total kasus konfirmasi sudah menembus angka psikologis 5.000. Total kematian juga merangkak naik hingga berjumlah 624. ‘’Pemda (pemerintah daerah, Red) harus segera mengambil langkah agar pasien Covid-19 mendapat kepastian perawatan,’’ terang Agus Pram –sapaan Agus Pramono– yang kini merangkap Plt Kadinkes dan sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 itu.

Kendati demikian, dia masih menyimpan rapat lokasi RS lapangan. Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, RS lapangan pasien Covid-19 bakal menempati Gedung Sentra Industri (SI) –dulu Gedung Industri Kecil Menengah (IKM)– Jalan Trunojoyo, Ponorogo. Lokasinya bersebelahan dengan rumah karantina (rumkar) atau selter yang mulai difungsikan sejak 3 Februari lalu. ‘’Hampir pasti (RS lapangan, Red) sesuai arahan Pak Bupati (Sugiri Sancoko),’’ jawab Sekda. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button