KriminalitasNgawi

Polres Ngawi Amankan 16 Tersangka Dalam 17 Hari

Empat Terlibat Kasus Narkoba

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kasus pelanggaran hukum masih marak terjadi di Ngawi. Hanya dalam kurun waktu 17 hari sejak awal tahun ini, polres setempat telah mengamankan 16 tersangka dari 13 kasus. Tiga di antaranya kasus narkotika dan obat terlarang (narkoba), dengan barang bukti 2,46 gram sabu-sabu dan 71 butir pil koplo yang diamankan dari tangan empat tersangka.

Empat tersangka narkoba yang diamankan petugas itu berusia 20 sampai 22 tahun. Yakni, Hendrik Setiawan, 20; Bayu Mahendra, 21; serta Bagus Iman dan Aprilion Fajar Ari Setiawan, 22. ‘’Memang selama ini yang menjadi sasaran peredaran narkotika adalah remaja,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto Jumat (17/1).

Meski begitu, keempat tersangka tersebut tidak dikenai pasal penyalahgunaan narkoba. Melainkan untuk sementara disangkakan pasal pengedaran obat-obatan terlarang. ‘’Kami terus mendalami dan mengembangkan kasus ini untuk mengetahui asal peredarannya,’’ beber Dicky.

Dia menyebut, selama ini wilayah perbatasan menjadi fokus perhatian lantaran rawan peredaran narkoba. Di antaranya, Karangjati dan Mantingan yang dilalui jalur nasional antarprovinsi dan kabupaten. ‘’Secara geografis Ngawi terhitung strategis karena merupakan daerah persimpangan,’’ ujarnya.

Selain narkoba, Polres Ngawi juga mengamankan 13 tersangka berbagai kasus lainnya. Perinciannya, pencurian dua orang serta pencurian dengan kekerasan (1), dan asusila masing-masing satu. ‘’Sedangkan delapan sisanya terlibat kasus perjudian,’’ urai Dicky.

Di sisi lain, dia meminta warga mewaspadai maraknya kasus penyakit masyarakat. Pun, orang tua yang memiliki anak remaja diminta mengawasi pergaulan anaknya. Setidaknya, dua bulan terakhir terjadi dua kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang ditengarai akibat dampak buruk media sosial. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close