Pacitan

Polisi Pukul Mundur Massa Anarkis

Simulasikan Pengamanan Pilkada Tiga Hari

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Rekapitulasi hasil pemungutan suara pilkada berlangsung ricuh. Kelompok pendukung pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang kalah merasa tidak terima dengan keputusan KPU Pacitan. Mereka kemudian berbuat anarkis dan ingin melakukan perusakan.

Beruntung aksi massa itu berhasil dicegah polisi. Setelah ratusan anggota pengendalian massa (dalmas) dikerahkan ke lokasi kejadian. Hingga akhirnya massa berhasil dipukul mundur.

Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto menjelaskan, semua proses itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pilkada 2020. Kegiatan tersebut rencananya digelar selama tiga hari. ‘’Ada sebanyak 260 personel yang dilibatkan dalam upaya antisipasi Mantap Praja menghadapi pilkada,’’ kata Didik Rabu (8/7).

Simulasi digelar di alun-alun Pacitan. Selain dari kepolisian, petugas pengamanan melibatkan TNI dan Brimob. Hal itu merupakan langkah preventif jika terjadi keadaan di luar kendali. ‘’Untuk simulasi besok (hari ini, Red) adalah latihan pengamanan kampanye cabup. Digambarkan saat itu ada huru-hara serta pengamanan TPS. Kemudian simulasi terakhir adalah penetapan hasil pemenang,’’ terang Didik. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close