Madiun

Polisi Limpahkan Kasus Korupsi IGD RSP Dungus ke Jaksa

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Paru (RSP) Dungus memasuki babak baru. Kepolisian melimpahkan tiga tersangka kasus tersebut ke kejaksaan. ‘’Semua tersangka dari pihak pelaksana proyek,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Jumat (16/7).

Tiga tersangka itu adalah Yohanes Widodo Agung, 54, warga Kelurahan Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun; Alek Wibisono, 48, warga Kelurahan Nambangan Kidul, Manguharjo, Kota Madiun; dan Pitoyo Karsanto, 57, warga Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Berkas penyidikan telah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun. ‘’Dua tersangka sudah dilimpahkan, yang satu menyusul karena sakit,’’ ujar Kasatreskrim.

Diketahui, proyek itu dikerjakan PT Tunggal Jaya Raya 2015. Nilainya Rp 6 miliar. Tersangka diduga memangkas anggaran untuk keperluan pribadi. Mereka kongkalikong menilap duit negara dengan modus mengganti dan mengurangi material. Contohnya, besi beton dan banyak item lain yang tidak sesuai spesifikasi. ‘’Kerugian negara sekitar Rp 1,7 miliar. Tersangka terancam hukuman 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 200 juta,’’ terangnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button