Ponorogo

Polisi Kembangkan Penyidikan Investasi CV TMJ

Telusuri Aliran Dana Setoran Seribu Mitra

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus investasi CV Tri Manunggal Jaya (CV TMJ). Lewat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), dimungkinkan jumlah tersangka bertambah.

Mendasar keterangan Galih Kusuma, otak kasus investasi bodong yang mengaku telah menghimpun dana sedikitnya Rp 585 miliar dari sekitar seribu mitra. Lantas ke mana saja dana mengalir? ‘’Ini yang sedang kami telusuri,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto.

Dalam siaran pers Selasa (3/3), Galih Kusuma, Hadi Suwito (direktur), dan Ari Setiawan (bendahara) dikeler di hadapan awak media. Dalam kesempatan tersebut, Galih dan Hadi sama-sama mengakui telah menggunakan dana investasi dari para mitra. Meski tak dimungkiri penikmat terbanyak adalah otak investasi. ‘’Dari tersangka Hadi, dana yang dihimpun lalu disalurkan kepada Galih,’’ ujarnya.

Ditengarai, Galih tak sendiri dalam menggunakan dana dari para mitra. Selain meminta Hadi untuk memutar uang kembali ke mitra, Galih juga menikmati langsung uang itu bersama seseorang. Arief mengamini pengakuan Galih. ‘’Katanya juga diberikan kepada istri sirinya,’’ tuturnya.

Berdasar pengakuan tersangka, polisi lantas memburu aset-aset CV TMJ. Tanah dan bangunan kantor sudah diamankan. Polisi juga menyita sebidang tanah di Jalan Melati, mobil VW Combi, serta perhiasan yang total nilainya miliaran rupiah. ‘’Sebagian sudah kami amankan aset-asetnya, dan masih akan terus kami kejar,’’ beber Arief.

Diyakini aset yang tercecer masih banyak lagi. Sebab, aset-aset itu tak hanya diatasnamakan tersangka atau kantor. Rumah mewah di Perumahan Green Palace contohnya. Rumah setengah jadi itu juga sudah digaris polisi.

Sulitkah polisi mengungkap? Menurut Arief, ketiga tersangka sudah dijerat pasal TPPU atas perbuatannya mengubah uang haram itu menjadi aset-aset. Namun, dari pengakuan Galih, seharusnya jumlah tersangka masih mungkin bertambah. Khususnya, sang istri siri yang diakuinya telah dialiri dana investasi CV TMJ. Arief menyebut, pihaknya kini juga menggandeng kepolisian resor dan daerah lain untuk mengembangkan pengusutan perkara TPPU ini. ‘’Apakah ada keterlibatan orang lain, segera kami sampaikan perkembangannya kepada masyarakat melalui media,’’ janji kapolres. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button