KriminalitasMadiun

Polisi Identifikasi Sidik Jari Pelaku

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi menduga aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di Apotek Kimia Farma, Jalan Trunojoyo dilakukan lebih dari satu orang. Komplotan masuk toko dengan cara mencongkel kunci pintu bagian bawah. Serta merusak rantai gembok pintu. Para maling itu lantas mencongkel brankas di ruang kasir dengan alat berat yang diduga linggis. ‘’Dugaan itu diperkuat dari bekas congkelan di brankas,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Fatah Meilana, Sabtu (6/3).

Namun sayang, aksi tersebut tak terekam CCTV. Sebab, kamera pengintai di apotek tersebut sudah setahun rusak. Kendati demikian, tim identifikasi berhasil mendapatkan sidik jari pelaku di pintu masuk. ‘’Sambil jalan kami lakukan penyelidikan. Nanti perkembangannya seperti apa, kami sampaikan,’’ ujarnya.

Pihaknya memastikan bakal memburu pelaku. Termasuk mengidentifikasi sejumlah barang sebagai alat bukti. Fatah menyebut bahwa kejadian tersebut perdana tahun ini. Sementara kasus kriminalitas yang mendominasi Januari hingga awal Maret ini penipuan dan penggelapan. ‘’Curat baru kali ini terjadi,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close