Pacitan

Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Benur ke Banyuwangi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Urusan jual-beli perikanan yang dilakoni Wirid Windriadi berbuntut panjang. Nelayan 41 tahun asal Desa Kembang, Pacitan, itu kedapatan menampung ratusan baby lobster untuk dijual kembali ke Banyuwangi. Sedikitnya 272 ekor benih bening lobster (BBL) diamankan untuk dilepaskan kembali ke perairan Pacitan.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, tersangka mengaku telah berkirim sekitar tiga ribuan BBL ke luar kota. Sebelum rencana pengiriman ratusan ekor kali ini berhasil digagalkan. ‘’Benurnya langsung kami lepaskan ke habitatnya supaya tidak mati,’’ ujarnya, Selasa (22/6).

Wiwit menyebut, tersangka merupakan pengepul kawakan. Sempat vakum beberapa bulan, kini beroperasi kembali. Biasanya benur itu dikumpulkan terlebih dahulu di rumahnya sebelum dijual kembali. Agar bertahan hidup, disediakan sebuah tabung oksigen untuk memasok kebutuhan udara segar. ‘’Ini (tersangka, Red) penampung pertama. Penampung keduanya di Banyuwangi,’’ ungkapnya.

Keuntungan dari penjualan baby lobster ini menggiurkan. Untuk lobster ’’kasta terendah’’ jenis pasir dibanderol mulai kisaran Rp 7.000. Jenis di atasnya seperti lobster mutiara bisa dibanderol Rp 30 ribu per ekornya. ‘’Penangkapan benur selalu menjadi atensi kami. Sebelumnya Polda Jatim juga melakukan penangkapan di Pacitan,’’ tuturnya. (gen/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button