Madiun

Polisi Bongkar Praktik Esek-Esek di Kaibon dan Pajaran

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Praktik prostitusi terus bermunculan di Kabupaten Madiun. Tidak hanya di wilayah abu-abu eks lokalisasi PSK Gude, Teguhan, Jiwan. Tapi juga di wilayah Geger dan Saradan.

Buktinya, dua mucikari kembali diciduk aparat kepolisian dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) belakangan ini. Mucikari pertama berinisial SF, ber-KTP Desa Mojokerjo, Kedawung, Sragen. Perempuan paro baya itu ditangkap polisi dari sebuah hotel di Desa Kaibon, Geger. Sejumlah barang bukti turut diamankan. Antara lain beberapa potong pakaian, dua lembar seprai, satu unit handphone, dan uang tunai Rp 900 ribu.

Kasus kedua, di salah satu warung kopi (warkop) tepi bypass Jalan Raya Madiun-Surabaya, masuk Desa Pajaran, Saradan. Mucikari yang dibekuk berinisial SW, warga Desa Bagor Kulon, Bagor, Nganjuk. Pria paro baya pemilik warkop itu menyediakan pekerja seks komersial (PSK). Polisi mengamankan KTP tersangka dan pelanggan, satu lembar seprai, dan uang tunai Rp 200 ribu.

Dua mucikari itu melancarkan aksi dengan modus yang sama. Di hadapan penyidik, baik SF maupun SW, mengaku memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. ‘’Praktiknya terselubung, modusnya secara online melalui media sosial,’’ terang Bagoes. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button