Madiun

Polemik Drop Zone Plaza Madiun, Pemkot Tawarkan Dua Opsi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan drop zone Plaza Madiun menuai polemik. Pasalnya, selama ini lahan yang akan digunakan turun pengunjung dari kendaraan itu merupakan tempat parkir sepeda motor. Pengelola parkir keberatan lantaran terancam kehilangan pekerjaan. Di sisi lain, Plaza Madiun belum memenuhi analisis dampak lalu lintas (amdal lalin) lantaran tidak memiliki area drop zone.

Sekda Kota Madiun Rusdiyanto mengungkapkan jika sedang ramai, kendaraan yang menurunkan pengunjung di Jalan Pahlawan membuat macet kawasan tersebut. Apalagi Pahlawan Street Center (PSC) semakin ramai. Karena itu, pembangunan drop zone wajib bagi Plaza Madiun. ‘’Jadi, nanti drop zone-nya masuk asetnya Plaza Madiun. Juga akan lebih indah, kalau ada parkir seakan-akan seperti toko biasa,’’ ungkapnya.

Dia mengatakan ada dua opsi yang diberikan dari hasil audiensi. Pertama, Plaza Madiun menyewa lantai satu kawasan parkir Sumber Umis. Tempat itu untuk merelokasi parkir di depan mal dengan tetap dikelola juru parkir yang ada. Opsi kedua, Plaza Madiun memindahkan parkir depan mal dengan menyediakan space di basemen. ‘’Opsi ketiga ada alternatif, tapi harapannya dapat ketemu solusinya dari dua opsi itu,’’ tutur Rusdiyanto. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button