Madiun

Pola Hidup Sehat Cegah Sepsis

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Infeksi dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Secara kasuistis, infeksi biasanya akan dilawan oleh sistem kekebalan tubuh. Namun, dalam beberapa kasus, infeksi dapat memicu gangguan kesehatan lain. Salah satunya sepsis.

Menurut dr Rakhmad Ramadhan SpPD, dokter spesialis penyakit dalam RSUD dr Soedono Madiun, sepsis adalah kondisi di mana terjadi infeksi yang menyeluruh. Menyebar dalam peredaran darah dan seluruh tubuh. ‘’Jika infeksinya berat atau menyerang orang yang daya tahan tubuhnya sedang drop, bisa berkembang menjadi sepsis,’’ ujarnya, Sabtu (2/10).

Rakhmad menyebut, ada beberapa faktor penyebab terjadinya infeksi. Mulai kuman hingga bakteri atau virus. Namun, bersifat lokal seperti di paru-paru, pencernaan, dan saluran kencing. ‘’Tapi, jika sampai terkena sepsis, dampaknya bisa berat,’’ ungkapnya.

Kapan seseorang dikategorikan mengalami sepsis? Rakhmad mengatakan, mengacu empat kriteria. Yakni, denyut jantung lebih dari 100 kali detakan dalam satu menit, laju pernapasan lebih dari 20 kali per menit, suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius atau kurang dari 36 derajat Celsius, serta leukosit kurang dari 4 ribu atau lebih dari 10 ribu. ”Kalau minimal ada dua kriteria yang masuk, ditambah sumber infeksi yang jelas, sudah bisa dikatakan sepsis,’’ bebernya.

Rakhmad menuturkan, sepsis dapat menyerang balita, anak-anak, orang dewasa, maupun lansia. Terutama mereka yang memiliki komorbid dan daya tahan tubuh lemah. ‘’Misalnya pasien dengan riwayat diabetes, sakit kanker, dan autoimun,’’ imbuhnya. (irs/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button