Pacitan

Pocong Lambang Duka Randi

PACITAN, Jawa Pos  Radar Pacitan – Usut tuntas penembak Randi! Tuntutan itu datang dari puluhan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan yang melakukan aksi damai di mapolres setempat Senin (30/9). Aksi solidaritas ditujukan kepada mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara, itu yang tewas dalam insiden unjuk rasa di kota setempat Kamis lalu (26/9).

Randi saat itu mengikuti unjuk rasa penolakan revisi UU KPK. Demo di kawasan DPRD Kendari itu berakhir ricuh.  Mahasiswa dengan aparat keamanan bentrok. Dalam situasi itu, Randi diketahui tewas tertembak peluru pada bagian dada kirinya. ‘’Hingga kini belum diketahui siapa pelaku penembakan. Kami berharap persoalan segera dituntaskan,’’ kata Ketua Pengurus Cabang PMII Pacitan Rojihan.

Massa melakukan long march dari Jalan Ahmad Yani menuju mapolres. Boneka pocong dibawa sebagai lambang duka. Enam tuntutan disuarakan agen perubahan tersebut.

Yakni, Polri diminta mengusut tuntas insiden penembakan. Harus ada prioritas untuk kasus itu. Tidak ada istilah tebang pilih dalam penyelesaian kasus. Kapolri harus bertanggung jawab kepada keluarga korban. Jika pengusutan tidak segera tuntas, kapolri segera mencopot kapolda Sultra. Serta, menuntut insiden serupa tidak terulang lagi. ‘’Kami ingin tuntutan ini disampaikan ke Mabes Polri,’’ tegas Rojihan.

Kapolres Pacitan AKBP Sugandi menyatakan, enam poin tuntutan PMII sesuai kebijakan pimpinan. Berkomitmen mengusut dan mengungkap pelaku penembakan. ‘’Kami siap menyampaikan aspirasi  mereka,’’ katanya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait