Ponorogo

PMI Ponorogo Belum Mampu Ambil Plasma Konvalesen

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pendonor darah kini harus menjawab sederet isian formulir pertanyaan di Palang Merah Indonesia (PMI). Sedang menjalani vaksinasi antikorona? Pernah terpapar Covid-19? ‘’Bagi yang disuntik vaksin harus menunggu dua minggu setelah suntikan kedua selesai. Baru boleh donor,’’ kata Sunarmi, Kabag Pelayanan Unit Donor Darah (UDD) PMI Ponorogo, Senin (21/6).

Sedangkan para penyintas harus menunggu 28 hari terhitung dari tanggal dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebelum berdonor. Sunarmi mencatat, ada sekitar lima orang yang telah berhasil bertahan dari serangan coronavirus itu sudah mendonorkan darah mereka. Sayangnya, UDD PMI Ponorogo belum mampu mengambil plasma konvalesen dari penyintas Covid-19. ‘’Butuh alat aferesis yang harganya mencapai satu miliar rupiah,’’ ungkap Sunarmi.

Namun, pihaknya bakal membantu jika ada pihak yang membutuhkan plasma konvalesen. PMI di sejumlah kota besar sudah memiliki aferesis. Terapi plasma konvalesen atau donor plasma darah dari penyintas Covid-19 dipercaya dapat membantu proses pemulihan pasien infeksi virus korona. ‘’Kami sebatas membantu mencarikan. UDD PMI Ponorogo juga belum sanggup menyetok plasma konvalesen,’’ terangnya.

Menurut dia, kerap muncul waswas tatkala melayani pendonor yang terpapar Covid-19. Petugas pengambil darah otomatis bakal melakukan kontak erat dengan pendonor. Namun, Sunarmi menegaskan bahwa belum ada penelitian yang menyimpulkan coronavirus dapat menular melalui transfusi darah. ‘’Kami wajib memastikan pendonor benar-benar sehat,’’ ujarnya.

Sementara itu, UDD Ponorogo memiliki stok 15 kantong darah AB yang selama ini cukup langka. Stok darah itu biasa dibagikan ke bank darah rumah sakit (BDRS). Di Ponorogo, RSUD dr Harjono, RSU Aisyiyah, dan RSU Darmayu yang sudah memiliki BDRS. Tiap satu kantong darah dibagi menjadi empat bagian. Yakni, trombosit, whoole blood (darah lengkap), packed red cell (PRC), dan plasma. ‘’Trombosit untuk pasien demam berdarah. Darah lengkap untuk pasien pendarahan hebat. PRC atau darah yang berwarna merah saja diperuntukkan penderita anemia,’’ urainya. (mg7/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button