Ngawi

Plafon Sembilan Ruangan SMPN 1 Ngawi Jebol

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Lembaga pendidikan di wilayah perkotaan tak menjamin bangunannya representatif. Buktinya, sembilan ruang milik SMPN 1 Ngawi rusak dengan kategori sedang hingga berat.

Tahun ini, lembaga pendidikan itu digelontor dana alokasi khusus (DAK) Rp 2 miliar untuk memperbaiki kerusakan tersebut. ‘’Rusaknya sudah lama. Kami pengajuan sejak 2017, tapi baru terealisasi tahun ini,’’ kata Kepala SMPN 1 Ngawi Sudaryono Selasa (13/7).

Sembilan bangunan yang diperbaiki yakni enam ruang kelas, dua laboratorium, serta ruang guru. Kerusakan paling parah di ruang kelas VIII A dan B. Atap ruang kelas yang berada di atas ruang guru itu jebol. Sejumlah balok gantung terlihat retak di banyak titik. Menurut Sudaryono, getarannya terasa ketika ada yang melangkah di dua ruang kelas tersebut. ‘’Kami khawatir roboh,’’ ujarnya seraya menyebut rasa waswas berkurang lantaran saat ini pembelajaran secara daring.

Dia menyebut, ruang kelas VIII A dan B dikosongkan sejak dua tahun lalu. Proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) dialihkan ke ruang kelas lain yang kosong. Kerusakan plafon juga ada di laboratorium teknologi informasi dan komunikasi (TIK), ilmu pengetahuan alam (IPA), serta empat ruang kelas. Tujuh ruangan itu berada di satu gedung yang sama. ‘’Bocor kalau hujan,’’ ucapnya. (mg5/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button