Madiun

PKL Diimbau Libur Dua Pekan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejak Minggu malam (22/3) dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun menyambangi para pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah jalan protokol. Mereka diimbau menutup lapak selama dua pekan ke depan. ‘’Tujuannya untuk mencegah keramaian di Kota Madiun,’’ kata Kadisperindag Kota Madiun Gaguk Hariyono Senin (23/3).

Imbauan tersebut dilakukan seiring upaya pemkot mengantisipasi penyebaran korona. Berlaku hingga ada pengumuman lebih lanjut. ‘’Bisa maju bisa mundur. Sesuai perkembangan,’’ ujarnya.

Pihaknya tidak bisa memastikan ada insentif atau bantuan langsung pada PKL yang dirumahkan. Pihaknya hanya ingin menjaga kondusivitas agar penyebaran virus Covid-19 dapat diminimalkan di Kota Karismatik. ‘’Keinginan pemerintah jangan sampai PKL tertular atau menulari. Terpenting semua sehat,’’ ucapnya.

Hingga kini, lanjut dia, pemerintah pusat maupun daerah tidak mengambil opsi lockdown total. Gaguk mengatakan lebih memilih langkah slowdown dengan social distancing. Termasuk mencegah keramaian dengan mengimbau PKL tidak beroperasi sementara. ‘’Seratus upaya pencegahannya, 100 persen hanya sosial distancing,’’ tegasnya. (mg3/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button