NgawiPolitik

PKB Ancang-Ancang Bentuk Poros Koalisi Baru

Kiai Minta Ada Wakil Nahdliyin

NGAWI, Radar Ngawi – Langkah PDIP menggandeng semua partai politik (parpol) pada Pilkada Ngawi tahun depan sepertinya tidak akan berjalan mudah. Sebab, PKB juga ancang-ancang membentuk poros koalisi baru untuk mengusung kandidat sendiri.

‘’Para kiai menginginkan dari kalangan Nahdliyin juga terlibat dalam pilkada agar tidak hanya jadi penonton dan pemilih,’’ kata Ketua DPC PKB Ngawi Khoirul Anam Mu’min Kamis (14/11).

Anam menuturkan, Ony Anwar Harsono maupun Dwi Rianto Jatmiko merupakan sosok ideal sebagai bakal calon bupati. Namun, partainya memandang harus didampingi wakil dari kalangan Nahdliyin. ‘’Kalau melihat perkembangan sekarang, belum ada sosok yang mewakili warga Nahdliyin,’’ ujarnya.

Menurut dia, kalangan kiai berharap ada wakil Nahdliyin yang ikut kontestasi Pilkada 2020. Itu pula yang menjadi alasannya mengambil formulir penjaringan bacabup dari Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Jika kala itu menyangkal hendak maju pilkada, kemarin Anam mulai buka-bukaan. ‘’Kalau kiai meminta kami maju (ikut kontestasi pilkada), kami siap,’’ tegasnya.

Hanya, Anam sadar diri partainya tidak cukup untuk mengusung kandidat cabup-cawabup sendiri lantaran hanya memiliki modal empat kursi di parlemen. Pihaknya perlu membangun koalisi untuk memenuhi syarat minimal 20 persen kursi DPRD. Karena itu, PKB bakal menggandeng partai lain untuk memenuhi syarat minimal tersebut.

Menurut Anam, jika hanya memenuhi syarat minimal itu tidak sulit. Jika mampu mendapatkan rekomendasi Gerindra, total delapan kursi sudah di depan mata. Tinggal tambahan satu kursi lagi. Jika PPP dengan satu kursinya ikut merapat ke PKB, syarat sembilan kursi itu sudah terpenuhi. ‘’Yang jelas, kami masih butuh lima kursi lagi,’’ sebutnya.

Jika benar PKB dengan koalisinya bakal mengusungnya sebagai bacabup, siapa bacawabup pasangannya? Anam sempat mengelak ketika Syamsul Wathoni disebut bakal menjadi pendampingnya, kendati sinyal itu cukup kuat karena keduanya sama-sama berlatar belakang Nahdliyin. Pun, keduanya kemarin tampak bersama di kantor DPC PKB Ngawi. ‘’Soal itu (bacawabup, Red) kami serahkan pada koalisi nanti,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button