Ngawi

Pingsan, Dievakuasi Petugas Ber-APD

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Desa/Kecamatan Jogorogo Rabu (22/4) sempat gempar. Itu terjadi setelah seorang pengendara sepeda motor mendadak pingsan di kendaraannya. ‘’Tiba-tiba menepi dan langsung lemas dengan posisi kepala bersandar di setang motor,’’ kata Sugeng, warga setempat.

Mengetahui hal itu, Sugeng spontan berniat menolong. Namun, beberapa warga lainnya melarang mengingat saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19. Warga lantas berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Polsek Jogorogo.

Tidak lama berselang, petugas bersama tim medis dari puskesmas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap datang. Pun, mereka meminta warga menjauh dari tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Kemudian korban dibawa ke puskesmas,’’ ujar Sugeng.

Kapolsek Jogorogo AKP Misrin memastikan korban pingsan bukan karena terpapar virus korona. Korban asal Desa Tanjungsari itu baru saja melakukan donor darah di gedung KPN Jogorogo. ‘’Memang biasanya setelah donor darah itu tubuh menjadi lemas,’’ ungkapnya sembari menyebut setelah mendapatkan perawatan sekitar satu jam, kondisi korban mulai membaik.

Terkait dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang dikenakan petugas medis Puskesmas Jogorogo, kata dia, sudah merupakan SOP yang wajib diterapkan di tengah pandemi Covid-19. ‘’Dalam situasi seperti ini memang ada standar yang harus dilaksanakan,’’ pungkasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close