NgawiPeristiwa

Pikap Carry Terbakar di Lahan Tebu

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah warga yang sedang membabat tebu di sebuah lahan Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, Kamis pagi (13/8) sekitar pukul 09.00 sempat dibuat panik dengan terbakarnya sebuah mobil pikap Suzuki Carry Futura tidak jauh dari tempat mereka beraktivitas.

Belakangan diketahui mobil bernopol AE 8229 KC itu dikemudikan Suparman, warga Desa Karangasri, Ngawi. Pun, pria 61 tahun itu mengalami luka bakar di kedua lengan dan telapak kakinya. ‘’Awalnya dari kejauhan saya melihat api sudah membakar mobil,’’ kata Eko Wiranto, saksi mata.

Saat api berkobar membakar mobil, Suparman sudah keluar dari kabin. Lalu, pria yang kala itu sedang mengawasi pekerjanya memanen tebu tersebut berupaya menyingkap dedaunan tebu agar si jago merah tidak merembet ke mana-mana. ‘’Kemungkinan karena korsleting listrik di dalam mobil,’’ imbuh Eko.

Kasi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP Ngawi Catur Sriwiryanto menjelaskan, awalnya hanya satu armada yang diterjunkan karena informasi yang terbakar adalah mobil. Setelah itu, satu armada lainnya menyusul ke lokasi. ‘’Biasanya, untuk kebakaran rumah atau bangunan yang meluncur langsung dua unit,’’ katanya.

Akses jalan yang kecil dan harus melewati gang menjadi kendala armada damkar untuk masuk ke lokasi. Beruntung, api dapat segera dipadamkan dan tidak sampai meluas ke lahan tebu. Namun, lebih dari separo bodi mobil telanjur terbakar.

Catur menambahkan, setelah api padam dilakukan pendinginan terhadap mobil. Sebab, di sekitarnya banyak daun yang mudah terbakar. ‘’Korban yang mengalami luka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,’’ pungkasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button