Mejayan

Picu Kerumunan, Gelaran Nyadran Dilarang

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Segala bentuk kerumunan dilarang selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Tak terkecuali momen Suroan dan Agustusan. ‘’Masyarakat sudah kami imbau. Baik hajatan maupun acara bersih desa terkait momen bulan Sura dan bulan kemerdekaan ini,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan, Kamis (5/8).

Kebetulan, Agustus tahun ini bertepatan dengan tahun baru Islam (Hijriah) atau Sura (Jawa). Jamaknya, masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan. Baik yang bersifat tradisi maupun perayaan HUT kemerdekaan RI.

Namun, lantaran pandemi belum berakhir, kegiatan masyarakat yang berpotensi kerumunan masih dibatasi. Tujuannya, menekan penularan Covid-19. ‘’Biasanya masyarakat melakukan bersih desa, nyadran, atau tradisi yang lain. Sebagai antisipasi kerumunan, melalui desa-desa kami sampaikan agar tidak melaksanan kegiatan seperti itu,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button