Magetan

PHRI Magetan Berharap Pemkab Buka Destinasi Wisata

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pengusaha hotel dan restoran menanti gerbang masuk objek wisata kembali dibuka. Tanpa pembukaan destinasi pelesiran, mereka pesimistis situasi membaik. ‘’Data yang kami himpun, sudah 700 karyawan hotel dan restoran dirumahkan selama pengetatan,’’ kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Nisan Suparmi, Sabtu (31/7).

Ada seribu lebih pengusaha hotel dan restoran di Magetan yang tergabung PHRI. Mayoritas pengusaha mengeluhkan penurunan omzet signifikan. Restoran sepi pesanan take away (dibawa pulang) maupun delivery (pengantaran). Hotel pun nihil tamu menginap. ‘’Apalagi yang berlokasi di objek wisata,’’ kata Nisan.

Di Telaga Sarangan, misalnya. Hingga kemarin portal menuju destinasi wisata unggulan itu masih ditutup. Kebijakan pelonggaran bagi tempat usaha kuliner tak berpengaruh bagi mereka yang usahanya berada di Sarangan. ‘’Katanya boleh buka sampai jam sembilan malam, dan pengunjung makan maksimal 20 menit. Tapi, yang ada, portal masuk Sarangan masih ditutup,’’ bebernya. (mg5/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button