Pacitan

Petugas KPU Rawan Stres, Dinkes Siaga

PACITAN – Sajian deretan angka butuh kejelian untuk dipelototi selama rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat kabupaten. Belum lagi, tekanan mental serta tanggung jawab. Kondisi ini berpotensi menambah tingkat stres. Alhasil, tak hanya para peserta pemilu, para petugas penyelenggara pemilu pun rawan mengalami gangguan kesehatan jiwanya. ‘’Kami di sini untuk memantau kondisi kesehatan para petugas KPU,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Eko Budiono kemarin (30/4).

Antisipasi para petugas yang over pekerjaan jadi prioritasnya. Pasalnya, dalam  pemilu kali ini tak sedikit petugas yang sakit lantaran kelelahan. Pun rapat pleno juga berpotensi menambah stres. Berbekal peralatan medis dan obat-obatan, pihaknya membuka stan di Hotel Permata, Baleharjo, tempat pleno digelar. ‘’Kami berikan layanan kesehatan agar petugas lepas dari stres dan kelelahan,’’ ujarnya.

Selain permintaan KPU, layanan tersebut juga atas dasar instruksi Kementrian Kesehatan. Sejak beberapa saat lalu pengecekan kesehatan juga dilakukan dalam rapat pleno tingkat kecamatan. Tak hanya cek kesehatan secara umum, seperti tekanan dan pemberian vitamin, juga disiapkan “tukang pijat” gratis untuk para petugas KPU. Tujuannya menurunkan stres dan kelelahan. ‘’Relaksasi dan pijat kecil itu penting, agar tak stres,’’ sebutnya.

Disinggung adanya caleg stres lantaran gagal terpilih, Eko menyatakan hingga kemarin belum ada laporan. Meski begitu, pihaknya telah meminta petugas puskesmas untuk memberikan layanan konsultasi bagi para pasien pemilu. ‘’Kami sudah menyiagakan petugas di puskesmas. Mereka bisa konsultasi, kalau gak mampu baru dirujuk ke rumah sakit,’’ terang Eko. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close