Madiun

Petani Batal Luruk Grahadi

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Niatan petani Kabupaten Madiun ngeluruk Gedung Grahadi, Surabaya, mengendur. Setelah kabupaten ini menerima tambahan alokasi pupuk subsidi 9.786 ton dari Kementerian Pertanian (Kementan). ‘’Mempertimbangkan adanya tambahan, mungkin hanya perwakilan yang ke Surabaya,’’ kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun Suharno Selasa (6/10).

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun Sodik Hery Purnomo mengungkapkan, penambahan ribuan ton pupuk subsidi tertuang dalam surat keputusan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur nomor 521.1/6268/110.2/2020. ‘’Semoga adanya tambahan ini mampu mencukupi kebutuhan petani,’’ harapnya.

Sodik mengatakan, jatah lima jenis pupuk itu akan disalurkan ke 15 kecamatan. Pembagiannya perlu disesuaikan kebutuhan masing-masing kelompok tani hingga tutup tahun. Mempertimbangkan jatah tahun lalu dan luasan lahan padi. ‘’Pekan ini selesai,’’ ujarnya.

Berkaca gejolak para petani sejak awal tahun, disperta menyiapkan matang proyeksi tahun depan. Yakni, pendataan elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) untuk usulan alokasi pupuk subsidi 2021 dan kartu tani. ‘’Semoga alokasi tahun depan sesuai e-RDKK,’’ ucap Sodik. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close