Ngawi

Peserta Tak Bisa Cairkan Haknya dari PT AJB Bumi Putera

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Yuli Umaryanti kecewa. Perempuan 41 tahun itu gagal mendapatkan haknya dari PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumi Putera. Kendati kewajibannya membayar premi sudah dipenuhi selama 15 tahun terakhir. ‘’Seharusnya, sesuai kontrak, cair 1 Juli lalu,’’ kata pemegang polis AJB Bumi Putera ini Kamis (24/10).

Yuli jadi peserta asuransi sejak 1 Juli 2004. Tiga bulan sekali, warga Dusun Sidorejo, Sidolaju, Ngawi, ini membayar premi Rp 106.340. Setelah 15 tahun, premi plus bagi hasil laba yang menjadi haknya mencapai Rp 10 juta. ‘’Itu yang mau saya ambil, karena sesuai perjanjian dulu memang bisa diambil,’’ ungkapnya.

Namun, saat kontrak jatuh tempo, Yuli gagal mencairkan klaim asuransinya. Dia berinisiatif mendatangi kantor cabang AJB Bumi Putera Ngawi kemarin. ‘’Katanya disuruh menunggu tahun depan baru bisa dicairkan,’’ ujarnya mengutip penjelasan karyawan kantor asuransi tersebut.

Padahal, Yuli sangat membutuhkan dana tersebut. Sehingga, dia sempat memaksa agar haknya segera dicairkan. Tapi tidak membuahkan hasil. ‘’Katanya, tahun ini yang dibayar pencairan yang masa kontraknya habis tahun lalu,’’ terangnya.

Yuli pun membandingkan ketika pihak asuransi memintanya membayar premi tepat waktu. Sedangkan saat pencairan malah molor hingga satu tahun. Yuli khawatir uangnya tidak dapat dicairkan. Sebab, selain dia, juga ada beberapa tetangganya yang ikut asuransi tersebut. Bahkan ada yang masa kontraknya habis Januari hingga Juni lalu. Tapi, semua juga belum bisa mencairkan hak mereka.

Koran ini sempat mendatangi kantor cabang AJB Bumi Putera Ngawi untuk konfirmasi. Namun, tidak ada yang mau memberi keterangan. Salah seorang karyawan meminta menghubungi kantor AJB Bumi Putera Kediri. ‘’AJB Bumi Putera Ngawi hanya kantor pelayanan,’’ ujar karyawan yang menolak menyebutkan namanya. (tif/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

  1. Banyak sekali nasabah bumiputera di Ngawi, yang bahkan sampai hari ini pun masih harus membayarkan tagihan dengan harapan semu. Saya dan keluarga pernah join, tapi ketika proses klaimnya buruk. Seketika itu juga langsung putus kontrak, bodo amat dengan duit yang sudah disetorkan. Meskipun dijanjikan bisa cair juga, tapi lebih baik stop drpd jadi korban hayalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close