NgawiPendidikan

Peserta Gladi Bersih UNBK Keluhkan Server Lemot

Dindik Pastikan Tidak Terjadi saat Ujian Sesungguhnya

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Geladi bersih ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMP/MTs di Ngawi digelar Senin (2/3). Pelaksanaan geladi secara umum berlangsung lancar. Hanya, sejumlah peserta mengeluhkan server pusat yang lemot saat mengakses materi ujian. ‘’Saya lihat di grup WhatsApp, rata-rata masalahnya di server,’’ kata Wakasek Kurikulum SMPN 2 Ngawi Iswinarko.

Is mengungkapkan, pelaksanaan UNBK 2020 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini hanya ada penambahan asesmen kompetensi minimum (AKM) dan tampilan awal pada laman ujian yang mengharuskan peserta mengisi tanggal lahir. ‘’Masalah server yang lemot itu wajar terjadi saat geladi bersih karena masih uji coba,’’ ujarnya.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Ngawi Muh. Luluk Sodiqi membenarkan kondisi server yang lemot saat geladi bersih UNBK kemarin. Namun, hal itu dinilai bukan masalah krusial lantaran sekadar uji coba sarana dan prasarana. ‘’Yang jelas, persiapan saat ujian sesungguhnya pasti beda,’’ klaimnya.

Meski demikian, pelaksanaan geladi bersih UNBK kemarin akan dievaluasi. Pun, pihaknya bakal mengumpulkan semua helpdesk untuk menginventarisasi semua permasalahan dalam uji coba tersebut. Lalu, diajukan ke Dindik Jawa Timur. ‘’Tapi, dari beberapa sekolah yang kami datangi kemarin, semuanya lancar,’’ ujarnya.

Rencananya, lanjut Luluk, geladi bersih UNBK digelar hingga Rabu besok dengan agenda asesmen kompetensi minimum (AKM) guru. ‘’Siswa tidak ikut (AKM), hanya diperuntukkan guru,’’ katanya.

Bagaimana teknis pelaksanaannya? Luluk menyebut hampir sama dengan UNBK. Para guru peserta AKM sudah mendaftarkan diri secara online ke pemerintah pusat. Pun, data mereka telah disinkronkan dengan server di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). ‘’Cuma, isi materi soalnya seperti apa yang kami tidak tahu,’’ ujarnya.

Berdasarkan data dindik, peserta UNBK SMP/MTs tahun ini jumlahnya sebanyak 10.809 siswa. Mereka berasal dari 122 lembaga negeri maupun swasta se-Ngawi. Sementara, ujian akan digelar 20-23 April mendatang dan UNBK susulan 4-5 Mei. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button