Ngawi

Pesan Kanang untuk Penerusnya: Jangan Ubah Fondasi Pembangunan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Periode 20 tahun bukan waktu yang singkat bagi Budi Sulistyono memimpin Ngawi. Pun, selama dua dekade itu pula, bupati yang akrab disapa Kanang itu telah berhasil membukukan sejumlah prestasi.

Kendati demikian, Kanang mengakui gebrakannya selama dua periode menjadi bupati Ngawi masih jauh dari kata sempurna. ‘’Banyak pembangunan fisik maupun nonfisik yang belum selesai saya lakukan,’’ kata Kanang kepada Radar Ngawi Kamis (22/10).

Kanang menyebut, kiprahnya selama 20 tahun membangun Ngawi sudah on the track. Terutama meletakkan fondasi pembangunan berbagai sektor, mulai bidang infrastruktur, pertanian, industri, hingga pariwisata. ‘’Pemimpin baru nanti seharusnya tidak mengubah fondasi pembangunan itu, tapi meneruskannya agar ke depan semakin sempurna,’’ tuturnya.

Selain sukses mengubah wajah Ngawi menjadi lebih baik secara fisik, bupati yang juga akrab disapa Mbah Kung itu berhasil menjaga kondusivitas wilayah. Hal itu tidak terlepas dari pembangunan berbasis kebersamaan dan kerukunan yang diusung Kanang.

‘’Dalam keyakinan saya, pembangunan apa saja tanpa didasari kerukunan dan kebersamaan tidak mungkin dapat berjalan lancar,’’ sebut Kanang. ‘’Pasangan Ony-Antok jika nanti terpilih menjadi pemimpin Ngawi juga harus bisa meneruskan strategi berbasis kebersamaan dan kerukunan itu,’’ imbuhnya.

Menurut Kanang, sosok pemimpin ideal adalah yang mampu memosisikan diri sebagai motivator sekaligus problem solver. ‘’Kalau di Ngawi ada sejuta penduduknya, berarti akan ada sejuta masalah yang muncul. Pemimpin harus siap mencari jalan keluarnya,’’ ujarnya.

Kanang memulai karirnya di birokrasi sebagai wakil bupati Ngawi pada 2000 silam mendampingi pasangannya dr Harsono. Setelah dua periode menjadi wakil, sejak 2010 dia mendapat kesempatan menjadi orang nomor satu di Bumi Orek-Orek. Jabatannya sebagai bupati berhasil dipertahankan pada periode kedua 2016-2021 bersama pasangannya Ony Anwar. (tif/c1/isd)

Ony: Tinggal Butuh Penajaman

CABUP Ony Anwar sependapat dengan pernyataan Budi ’’Kanang’’ Sulistyono. Sebagai calon suksesornya, Ony berjanji bakal mengedepankan kebersamaan dan kerukunan untuk membangun Ngawi. ‘’Partisipasi masyarakat pasti dibutuhkan bagi pemimpin. Makanya, kami sepakat bahwa kebersamaan dan kerukunan itu harus terus dijaga,’’ ujar Ony Kamis (22/10).

Ony menyebut, selama periode 2000-2010 pemkab fokus pada perbaikan manajemen birokrasi. Nah, kelak jika terpilih sebagai bupati, pemerintahannya bakal memprioritaskan bidang lain mulai infrastruktur, pertanian, hingga pariwisata. ‘’Sekarang kan manajemen birokrasi sudah bagus, tinggal mengawalnya dan menambah dengan program kerja yang bisa memajukan Ngawi,’’ tuturnya.

Secara pribadi, Ony mengakui tugasnya ke depan jauh lebih mudah. Pasalnya, birokrasi sudah tertata baik. Pun, fondasi pembangunan telah terbentuk. ‘’Tinggal butuh penajaman strategi penyelesaian masalah. Dan, sekarang kami didukung seluruh partai di parlemen, pasti lebih mudah untuk melaksanakannya,’’ ujarnya.

Ony juga mengaku bakal menerapkan pemikiran yang visioner dan terobosan dalam pembangunan yang out of the box. Apalagi, sekarang memasuki era 4.0. ‘’Pemanfaatan teknologi harus dimaksimalkan. Kami akan lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi untuk menjaring aspirasi masyarakat,’’ ungkapnya.

Soal pernyataan Kanang yang menyebut pemimpin harus mampu mendengar, melihat, dan bergerak, Ony berjanji bakal membuka ruang kepada publik yang berniat menyampaikan kritik dan saran. ‘’Tidak ada masalah dengan kritik, karena dengan kritikan itu akan membuat kami berproses menjadi lebih baik,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button